
Probolinggo,-Cyberbolinggo.com,-
Cuaca yang tidak menentu seperti saat ini tentunya membuat khawatir, perubahan cuaca dari panas ekstrim ke hujan deras, mau tidak mau memaksa tubuh kita juga harus ekstra dalam menghadapi perubahannya. Apalagi, banyak peneliti yang menemukan bahwa paparan cuaca ekstrim dapat berdampak buruk pada daya tahan tubuh manusia, sehingga membuat tubuh kita kesulitan untuk melawan Infeksi Virus terutama karena beberapa faktor seperti :
“Menurunnya jumlah vitamin D”. Memasuki cuaca ekstrim, banyak orang yang kekurangan asupan Vitamin D, karena minimnya paparan sinar matahari. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah asupan vitamin D memainkan peran penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh manusia agar tetap fit.

“Menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah”.
Karena cuaca ekstrim, banyak orang yang akhirnya cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan selama perubahan iklim, dan kadang kondisi ini membuat virus justru jadi lebih mudah menyebar ketika orang-orang saling berdekatan di dalam satu ruangan yang sama.
“Suhu dingin dapat memperlemah imun”.
Penelitian tahun 2015 menunjukkan bahwa suhu yang lebih rendah menurunkan respons kekebalan sel tubuh. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati ketika cuaca mulai dingin.
“Penyempitan pembuluh darah”. Menghirup udara dingin dapat menyebabkan pembuluh darah di saluran pernapasan bagian atas mengecil, karena tubuh kita beradaptasi untuk menyimpan panas. Kondisi ini dapat menghambat pergerakan sel darah putih yang berfungsi untuk melawan infeksi, sehingga akan lebih sulit bagi tubuh kita untuk melawan virus.
Agar tubuh tetap kuat menghadapi paparan virus di tengah cuaca ekstrim, berikut ini beberapa langkah pertahanan sistem imunitas yang bisa Anda ikuti:
“Istirahat dan minum air putih yang cukup”.
Cara menjaga diri dari cuaca ekstrim yang pertama dimulai dari langkah sederhana. Jangan paksakan diri untuk beraktivitas melebihi batas yang sewajarnya, berikan hak bagi tubuh Anda untuk beristirahat dengan lancar. Selain itu, jangan abaikan konsumsi air putih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan. Air putih juga dapat mencegah kita agar tidak dehidrasi.
“Menjaga suhu ruangan”.
Jika cuaca ekstrim seperti hujan badai terjadi, biasanya situasi ini juga akan mempengaruhi suhu ruangan di rumah Anda menjadi lebih dingin. Oleh karena itu, sebaiknya ikuti tips di ini agar keluarga tetap merasa nyaman tinggal di rumah:
“Tutup jendela untuk mencegah masuknya angin dingin”.
“Konsumsi makanan & minuman yang hangat secara rutin, seperti sup dan teh”.
“Perhatikan juga kondisi bayi dan lansia yang ada di rumah, karena mereka cenderung rentang pada suhu rendah”.
“Mengkonsumsi vitamin C”.
Belum pernah mengonsumsi vitamin harian sebelumnya? Berarti, sekarang adalah saat yang paling tepat agar Anda memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin C adalah penguat daya tahan tubuh yang terbesar, dan sayangnya, tubuh kita tidak menyimpannya. Bahkan, jika kita tidak memiliki kandungan Vitamin C yang cukup, tubuh kita akan jauh lebih rentan untuk jatuh sakit. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk meminum suplemen vitamin C 500mg agar kebutuhan harian tercukupi.
“Sering mencuci tangan”
Kita tidak tahu ada kuman apa saja di luar, belum lagi ada banyak benda-benda di luar sana yang juga dipegang oleh orang lain. Untuk mencegah kuman dan virus ikut masuk ke dalam tubuh, sebaiknya kita rutin membersihkan kedua tangan. Mencuci tangan dengan benar adalah salah satu cara menjaga diri dari cuaca ekstrim. Berikut ini tips mencuci tangan yang bisa Anda terapkan:
Basahi tangan dengan air bersih yang mengalir.
Tambahkan sabun dan gosok hingga berbusa.
Cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun selama 20 detik.
Bersihkan juga bagian punggung tangan dan sela-sela jari.
Faktor seseorang menjadi jatuh sakit sebenarnya adalah karena paparan virus, seperti virus influenza, yang menyebabkan flu. bukan perubahan cuaca. Namun, paparan cuaca ekstrim dapat meningkatkan risiko seseorang lebih mudah tertular virus. Penelitian menunjukkan bahwa virus penyebab penyakit mampu bertahan dan bahkan berkembang biak lebih masif di suhu dingin, membuatnya lebih mudah untuk menyebar dan menginfeksi lebih banyak orang. Selain itu, cuaca ekstrim juga dapat mengurangi respon imun dan mempersulit tubuh untuk melawan kuman. Cara menjaga diri dari cuaca ekstrim dapat dilakukan dengan menerapkan antisipasi di atas, dan rutin mengkonsumsi vitamin C 500mg sebagai bentuk pertahanan Imun Tubuh.
Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia. (Mamad)