Mohammad Abdullah pada Berita Daerah
21 Des 2025 07:56 - 3 menit reading

Polemik Desa Ledokombo Kabupaten Probolinggo Terus Bergulir.

Probolinggo,-Cyberbolinggo.com,-
Desa Ledokombo di Probolinggo terletak di Kecamatan Sumber, sebuah desa agraris yang dikenal memiliki tanah subur, dengan mayoritas penduduknya petani tembakau, padi, dan jagung. Desa Ledokombo memiliki beberapa dusun seperti Krajan, Sumber Nangka, dan Pasar, serta ciri khas geografisnya berada di lereng pegunungan, menjadikannya bagian dari lanskap alam Kabupaten Probolinggo yang indah. Desa Ledokombo kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Terletak di wilayah perbukitan lereng pegunungan, sesuai dengan namanya Ledok (ceruk cekungan), dan ombo (luas). Desa Ledokombo memiliki sejarah tembakau Ledokombo yang sudah lama dikenal hingga pasar Eropa Jerman sejak zaman kolonial Belanda. 

Akhir-akhir ini desa Ledokombo menuai polemik perseteruan antara kepala desa Ledokombo dan warga setempat, ini butuh perhatian serius dari pemerintah yang memiliki kebijakan.
Susnan warga desa Ledokombo mengklaim pembangunan infrastruktur jalan desa Ledokombo menggunakan dana pribadinya, sehingga timbul Sengketa antara kepala desa Ledokombo dengan bapak Susnan warga desa setempat.
Dana perbaikan jalan di Desa Ledokombo Kecamatan Sumber, terus menjadi perhatian publik usai digelarnya mediasi antara Kepala Desa Ledokombo Masaendi, dan warganya Susnan.
Dalam hal ini pemerintah harus lebih serius agar polemik ini tidak menimbulkan gejolak warga yang berkepanjangan, serta tidak sampai terbangun opini publik yang tidak sehat, seperti halnya gejolak suara toa atau pengeras suara yang menimbulkan asumsi warga yang kurang baik dan membuat suasana desa Ledokombo tidak kondusif.

Dari Mediasi hingga melakukan audit yang dilakukan oleh inspektorat kabupaten Probolinggo pun sudah dilakukan, namun hingga saat ini belum kelihatan ada titik temu, oleh karena itu pemerintah daerah harus lebih serius untuk menangani polemik yang terjadi ditengah tengah masyarakat, sesuai dengan Asta cita Presiden Prabowo Subianto.
Yang mana dalam setiap sambutannya presiden Prabowo selalu menekankan, “bahwa kepentingan rakyat, kebutuhan rakyat dan keadilan rakyat yang harus segera diselesaikan, harus diutamakan, jika mudah kenapa dipersulit”, hal ini yang selalu digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu Susnan menyampaikan, “bahwa dirinya menyoroti pelaksanaan audit Inspektorat di lapangan yang dinilainya tidak melibatkan dirinya maupun warga setempat. Ia juga menambahkan bahwa laporan yang disampaikan baru mencakup satu titik lokasi pekerjaan, padahal menurutnya terdapat tiga titik lainnya yang diduga bermasalah”.
“Yang saya laporkan ini baru satu titik. Kalau semuanya saya laporkan, bisa lebih parah dampaknya nanti bagi kepala desa,” ungkap Susnan, Sabtu 20/12/2025.

Susnan juga mengaku heran terhadap sikap Kepala Desa Ledokombo yang disebutnya mengelak terhadap Berita Acara Hasil Musyawarah, padahal dokumen tersebut telah ditandatangani dan dibubuhi stempel resmi desa.

Ia menegaskan, “tidak menginginkan persoalan ini berlarut-larut maupun melebar ke ranah lain”. Menurutnya, “tuntutan utama adalah pengembalian dana sesuai dengan kesepakatan yang telah tertuang dalam berita acara tersebut”.
“Saya hanya ingin uang saya dikembalikan sesuai berita acara yang sudah dibuat oleh desa,” tegasnya.

Karyono Warga Desa Ledokombo mengharap, “Agar Pemerintah Deareh segera menyelesaikan polemik ini, jangan sampai berlarut-larut agar situasi Desa Ledokombo kondusif”, harap Karyono
Karyono melanjutkan, Seharusnya Pihak Pemdes sendiri harus bijak, tidak mengeluarkan stigma lewat pengeras suara Pura, ini akan menimbulkan berbagai macam asumsi warga masyarakat Desa Ledokombo terkait pembangunan paving jalan akses desa, sehingga nantinya membuat desa ini tidak kondusif”, pungkas Karyono. (Mamad)