Mohammad Abdullah pada Berita Daerah
7 Jul 2026 11:44 - 2 menit reading

Tour Ziaroh Wali limo jama’ah Khotmil Qur’an Alumni MTS negeri kota Probolinggo tahun 1984.

Probolinggo,-Cyberbolinggo.com,-
Ziarah Wali Limo Jawa Timur kegiatan religi mengunjungi lima makam Walisongo yang berada di Jawa Timur, Kelima wali tersebut yakni Sunan Ampel Surabaya, Sunan Giri Gresik, Sunan Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik, Sunan Bonang Tuban, Sunan Drajat Lamongan.

Para waliyullah di Indonesia memiliki fungsi historis dan spiritual yang sangat penting, utamanya sebagai penyebar agama Islam, pelindung umat, dan teladan moral. Melalui pendekatan dakwah yang damai, mereka berhasil mengislamkan Nusantara tanpa menghilangkan kearifan lokal yang sudah ada.

Setelah wafat, makam para waliyullah dan ulama lainnya berfungsi sebagai pusat wisata religi yang mendatangkan berkah, sarana bertawasul, dan tempat mengingat kematian.
Keberadaan makam atau kompleks ziarah wali secara tidak langsung berfungsi sebagai roda penggerak ekonomi mikro, menghidupi ribuan keluarga dan pelaku UMKM di sekitarnya.

Dalam hal ini, jamaah khotmil Qur’an Alumni MTS negeri Kota Probolinggo 1984 Pimpinan Haji Bambang Santoso Lakukan grand traveling tour Ziaroh Wali limo Jawa Timur, Minggu 5 juli 2026 pagi hingga selesai.

Sementara itu, “Ketua Jam’iyah Khotmil Qur’an Alumni MTS negeri 84 H Bambang Santoso menyampaikan banyak terimakasih kepada Keluarga Besar Alumni MTS negeri Kota Probolinggo, baik kepada Anggota yang ikut maupun yang tidak ikut, akan tetapi mereka ikut mensupport kegiatan Tour Ziaroh Wali limo, sehingga acara ini terselenggara dan pulang pergi jamaah khotmil Qur’an Alumni MTS negeri 84 dalam keadaan sehat Walafiat, Alhamdulillah semuanya lancar dan sukses”, jelas H Bambang Santoso.

Ditempat yang sama, salah Jamaah khotmil Qur’an Alumni MTS negeri 84 Hj Sulis mengatakan, “dengan adanya tour traveling ziarah ke makam Wali limo Jawa Timur yang digagas H Bambang Santoso ini, kami dan teman-teman semakin erat dan tidak pupus hubungan silaturrahmi, karena semasa usia belia kita sama-sama satu atap menuntut ilmu, dan setelah itu puluhan tahun kita berpisah dengan takdir dan kesibukan masing-masing, namun Alhamdulillah berkah kedermawanan sahabat kita H Bambang Santoso dan kawan kawan kita bisa berkumpul kembali”, ucap Hj Sulis.

Acara tour traveling ziaroh tapak tilas Wali limo ini, semoga Keluarga Besar jamaah khotmil Qur’an Alumni MTS negeri Kota Probolinggo tahun 1984 ini mendapatkan Ridho nya Allah Subhanahu wataala, dan bisa mengambil Khidmah dari perjalanan tour Ziaroh Wali limo 2026, Semoga kita semua diberi ruang waktu dan kesempatan kita bisa berkumpul dan melakukan ibadah lainnya, Insyaallah dengan ridhonya kita bisa berkumpul kelak dalam surganya. (Mamad)