Mohammad Abdullah pada Berita Daerah
26 Okt 2026 14:20 - 2 menit reading

Gaduhnya Proyek Pengurukan Sekolah Rakyat (SR), Ketua DPD GMPI Probolinggo Angkat Suara.

Probolinggo-,Cyberbolinggo.com,-
Gaduhnya pelaksanaan proyek pengurukan lahan Sekolah Rakyat Kota Probolinggo, yang dilakukan oleh salah satu Ormas beberapa hari yang lalu, membuat ketua DPD Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Probolinggo Raya A Dhany angkat bicara.

Polemik tak seharusnya terjadi karena semua dokumen yang dibutuhkan sudah diterima oleh Dinas PUPR, termasuk dokumen memasok material pasir batu sirtu ke proyek Sekolah Rakyat (SR) sudah diselesaikan melalui mekanisme dan aturan yang sudah ditentukan.

Menurut Ketua DPD Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Probolinggoraya A Dhany mengatakan, “Kalau memang suplai material ke proyek Sekolah Rakyat bukan dilakukan oleh PT Bahtera Kurnia Abadi, seharusnya mereka tidak dapat melakukan pengiriman sirtu ke lokasi proyek. Namun fakta dilapangan, suplai material dari tambang PT Bahtera Kurnia Abadi tetap berjalan tanpa ada kendala, artinya material sirtu yang dikirim ke lokasi proyek berasal dari tambang PT Bahtera Kurnia Abadi”, Senin 26 Oktober 2026.

“Meski demikian, A Dhany meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur yang semestinya, bukan dengan tindakan yang berpotensi mengganggu pelaksanaan pekerjaan”.

Dhany berharap, “agar semua pihak, baik Ormas, LSM, dan awak media saling mendukung dan mengawasi, agar proyek strategis nasional ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu”, harap Dhany.

Lebih lanjut Dhany menegaskan, “bahwa Ormas GMPI Sebagai fungsi kontrol ditengah tengah masyarakat, ikut terpanggil untuk pengamanan dan pengawasan yang ditunjuk oleh CV Alifcka konstruksi Jember.
Ia menilai, bahwa jika ada dugaan permasalahan terkait Internal PT Bahtera Kurnia Abadi, itu semestinya di selesaikan secara internal, dan tidak harus membuat gaduh”.

“Jadi proyek yang sedang berjalan perlu mendapatkan kepastian dan ruang kerja yang kondusif, Apabila terdapat persoalan terkait suplai material maupun aktivitas pertambangan, agar hal tersebut disampaikan kepada instansi berwenang untuk ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan yang berlaku, tutup Ketua DPD GMPI Probolinggo Raya.

DPD GMPI Probolinggo Raya, Ormas yang ditunjuk CV Alifcka Konstruksi Jember sebagai pendampingan Pengamanan Lingkungan, agar proyek strategis nasional ini berjalan lancar dan tepat waktu. (Mamad)