Mohammad Abdullah pada Berita Daerah
18 Sep 2026 13:11 - 3 menit reading

Puncak Acara Kegiatan Empati RW 10 Mangunharjo Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H, HUT R I ke-81, serta Hari Jadi Kota Probolinggo ke-667.

Probolinggo,-cyberbolinggo.com,-
Setelah Sukses gelar berbagai macam lomba diacara tujuh belas Agustusan 2026 Selama satu bulan penuh, Dengan rasa syukur Warga empati RW 10 Kelurahan Mangunharjo, pada pamungkas acara tersebut diakhiri dengan doa dan bersholawat bersama memperingati hari Kelahiran nabi Muhammad Sollollohu alaihi wasallam 1448 H, memperingati HUT R I ke 81, dan juga Hari Jadi Kota Probolinggo ke 667.

Kekompakan warga empati RW 10 Kelurahan Mangunharjo “Dulur Dewe” sangat luar biasa, Kekompakan dan semangat cermin perjuangan para pahlawan pendiri bangsa, dengan jiwa patriotisme membangun kota Probolinggo Bersolek, wujud dari cintanya terhadap kota Probolinggo selama 667 tahun usia kota Probolinggo, dengan Akhlakul Karimah mengikuti jejak Baginda Nabi Muhammad Saw, dengan peringati bulan maulid 1448 H.

Dibawah kepemimpinan ketua RW 10 Didik Jokowinarno, kekompakan warga empati RW 10 Mangunharjo semakin solid, sehingga semua yang berat Jadi ringan.

Ketua Panitia acara empati RW 10 Mangunharjo Windu Wardhana menyampaikan ucapan Terimakasih, “kepada seluruh warga RW 10 dari RT 01- RT 10 Kelurahan Mangunharjo, dan para donatur yang ikut mensupport kegiatan empati RW 10, serta ucapan Terimakasih kepada Ketua RW 10 Didik Jokowinarno yang selama ini sudah bekerja keras, Baik secara Administratif maupun dilapangan, dan semoga kedepannya warga empati dulur Dewe RW 10 semakin kompak dan solid”, jelas ketua panitia.

Lebih lanjut Windu Wardhana mengatakan, “bahwa dengan puncak Acara pada malam hari ini, semoga terpatri jiwa patriotisme yang berakhlakul Karimah, cinta tanah air, dan cinta kepada pemimpin ummat manusia yakni nabi besar Muhammad Sollollohu alaihi wasallam hingga kelak diakhir jaman”, tutup Windu Wardhana.

Sementara itu, Ketua RW 10 Kelurahan Mangunharjo Didik Jokowinarno mengatakan, “bahwa kegiatan ini kami ingin menyenangkan hati warga dan sekaligus sebagai ajang silaturrahmi, sehingga kedepannya warga empati RW 10 semakin kompak guyub, terwujudlah jargot RW 10 yang bertuliskan Empati Dulur Dewe”, jelas didik jokowinarno.

“Kegiatan RW 10 ini bukan hanya bentuk seremonial saja, namun disitu ada pesan moral yang sangat tinggi, selain kegiatan seremonial, warga Empati dulur Dewe juga melakukan kegiatan sosial, Jum’at berkah pagi, pengajian rutin malam Jumat, serta tindakan nyata, bersih-bersih lingkungan RW 10 dengan kerja bakti, sehingga nantinya akan terwujud kota Probolinggo Bersolek seiring regulasi program walikota Probolinggo dr Aminuddin, dan untuk pendanaan atas swadaya warga masyarakat RW 10 Kelurahan Mangunharjo”, tutur Didik Tambeng panggilan akrab sehari hari.

Lurah Mangunharjo Ikromi Wida Utama yang diwakili sekretaris Kelurahan Muhammad Isful Danuari, “sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan warga RW 10 mulai awal Agustus hingga pertengahan bulan September, ini kegiatan luar biasa”, jelas M Isful Danuari.
Isful Danuari menilai, “acara pada malam hari ini memang sangat istimewa, karena ada 3 acara dirangkai jadi satu dan dikemas dengan sholawat dan doa bersama, yakni malam peringatan Maulid Nabi, Hari ulang tahun Republik Indonesia ke 81, dan hari jadi kota Probolinggo ke 667”, tutup Muhammad Isful Danuari.

Rangkaian acara kegiatan Warga empati dulur Dewe RW 10 Kelurahan Mangunharjo, dipandu oleh MC yang profesional Ning Rosa, yang diiringi Hadroh jalan menuju tobat (JMT) dari Tarokan Kabupaten Probolinggo.

Selanjutnya pada puncak Acara inti, Tausiyah Khidmah bulan Maulid Nabi Muhammad Saw 1448 H KH Ulil Abshor. (Mamad)